Websitenya Ghaya...

capter Guilin-Guangzhou part 2

Red Flute Cave

red flute cave

Untuk masuk ke Goa harus bayar 90cny perorang, di loket akan di tawarkan lagi untuk naik kereta sebesar 165cny (entah itu liat apa hehehe krn mahal jadi kami ngga pesan yang 165cny ini, tapi tampaknya melihat sisi goa dari atas)

inside cave

Sedangkan untuk explore goa ini dibutuhkan kira-kira 1 jam , jangan lupa menggunakan tripod karena goa ini cukup gelap, sayangnya lampu-lampu itu terkadang sering dimatikan sebagian jika tidak ada rombongan yang lewat, goa ini cukup licin hati2 ketika berjalan. Tampilan goa ini cukup spooky untuk saya, karena sering kali yang di senter oleh lampu-lampu itu seolah-olah menunjukan gambar manusia, entah wajah saja atau tubuh lengkap, namun bukan wajah-wajah kemayu yang ada , yang ada wajah-wajah yang aneh dengan karakter yang aneh, kebanyakan mereka seperti marah, dengan mata terbelalak. Jika anda memotret tempat ini, selesai motret coba aja hitung ada berapa wajah di frame foto ada hehehe

Note : menuju tempat ini ada bis No 3, tapi ternyata bisnya juga jarang, untuk naik taxi ke tempat ini sekitar 20-25cny

Twin Pagoda / Two River Four Lake / the sun and the moon pagoda 

Melanjutkan perjalanan menuju Twin pagoda ternyata salah, penjaga hostel sepertinya menunjukan ke National tourist attraction, diliat dari petanya kok tidak menarik ya hahaha. Jadi cuman numpang potok aja di depan gerbang, dan bayarnya juga kayaknya cukup mahal. Argo taxi ketika sampai disini sekitar 70cny, mungkin karena tadi di Goa kelamaan nungguin 

Kami pun memutuskan untuk berjalan ke arah Twin pagoda, sembari mencari tempat untuk membeli simcard. AHAAA! Akhirnya kami berhasil membeli simcard 3G, karena si embak yang super jenius!, saking susah nya kami berbicara, lalu dia kembali dengan sebuah alat yaitu kamus!, dia menulis bahasa china dikamus tersebut dan di terjemahkan ke bahasa ingris. Dan ternyata simcard untuk smartphone berbeda dengan simcard Samsung galaxy tab, jadi harus beli di tempat khusus, karena males ribet komunikasi jadi aku ngga beli deh simcardnya, paling tidak google map offline sudah bisa di download, rasanya sudah cukup 

Dengan bantuan google map akhirnya berhasil menemukan Twin Pagoda! Sayang langit masih mendung, ditempat ini pagoda baru mulai dinyalakan sekitar jam 8 malam 

twin pagoda

Setelah memotret cantiknya 2 pagoda ini kami pun pulang ke penginapan dengan berjalan kaki, terlihat pemandangan kota, banyak beberapa motor ternyata sering naik ke trotoar, terlebih tri-cycle sejenis kendaraan roda 3 yang ada 2 kursi dibelakangnya, sering kali naik trotoar, beberapa orang tersebut memakai baju rapih, seperti mereka habis bekerja kantoran, apa itu salah satu kerja sambilan sehabis pulang kerja ya ?

sayang saya sudah letih ketika sampai hostel jadi ngga lanjut motret, padahal seputaran penginapan cantik pemandangannya 

oya, sebenernya pas ketika kami pulang di sebelah hostel ada perayaan kematian orang entah orang itu meninggal berapa tahun yang lalu, tapi cukup berisik, banyak petasan dan orang mabuk, untungnya kami langsung cepat masuk kamar, males banget kan ketemu orang mabok di jalan